EksposisiKisah Para Rasul . Oleh: Pdt. Budi Asali, M.Div. Kisah Rasul 1:1-11 "Keharusan Memberitakan Injil" Kisah Rasul 1:12-26 "Kematian Yudas Iskariot" Kisah Rasul 4:23-31 "Tindakan Pada Waktu Mengalami Kesukaran" Kisah Rasul "Keindahan Gereja Abad Pertama" Kisah Rasul 5:12-42
BcOKisah Para Rasul 4:5-31 Bahasa Kupang NTT Doa jemaat 4:23 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka. 4:24 Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya
2And when the day of Pentecost was fully come, they were all with one accord in one place. 2 And suddenly there came a sound from heaven as of a rushing mighty wind, and it filled all the house where they were sitting. 3 And there appeared unto them cloven tongues like as of fire, and it sat upon each of them. 4 And they were all filled with the Holy Ghost, and began to speak with other
Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka. Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya ”Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya. Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi, untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu. Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus.” Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan Bacaan dan Renungan gratis terkait dengan Kisah Para Rasul 423-31
KISAHPARA RASUL 4:23-31 I) Tindakan pada waktu mengalami kesukaran. Gereja abad pertama ini mengalami kesukaran. Apa yang mereka lakukan pada waktu mengalami kesukaran? 1) Mereka (kedua rasul) mensharingkan kesukaran / penderitaan kepada jemaat (ay 23). Ini adalah sesuatu yang penting pada waktu kita mengalami kesukaran / penderitaan. Mengapa?
Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.
TuhanYesus meneguhkan kesaksian rasul-rasul-Nya dengan kuasa yang besar (ay.33a; Matius 28:20; Kisah Para Rasul 4:30). Penerapan: "Menerapkan kebenaran dalam praktek hidup sehari-hari berdasarkan pemahaman-pemahaman yang telah diperoleh". Sebagai umat yang berTuhankan Tuhan Yesus Kristus berbagai karakteristik berikut ini harus nyata dalam
MTPJ 16 – 22 Januari 2022TEMA BULANAN “Aku Ini adalah Hamba Tuhan”TEMA MINGGUAN “Kekuatan Doa”BACAAN ALKITAB Kisah Para Rasul 423-31 ALASAN PEMILIHAN - Suasana tahun baru masih sangat terasa. Seiring perjalanan diN tahun yang baru sekaligus tahun pelayanan yang baru pula. Kita pasti diperhadapkan dengan tantangan dan pergumulan bergereja. Tetapi disisi lain kita sungguh meyakini bahwa setiap tahun adalah tahun rahmat Tuhan. Tahun berkat Tuhan saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai warga gereja apapun peran kita. Pergumulan yang kita lewati dapat saja melemahkan iman kita, dan dampak dari kemerosotan iman sangat buruk pada perjalanan kehidupan beriman. Ilustrasi berdoa kristen Karena itu kita butuh sarana yang akan terus mengantar kita untuk kuat. Salah satu sarananya adalah kekuatan doa. the power of prayer, karena doa adalah tindakan sengaja orang percaya yang menghubungkan dirinya dengan Tuhan. Doa akan membuat orang beriman untuk terus bergantung kepada Tuhan dan akan selalu mengantar seseorang hidup dalam kerendahan hati. Sesungguhnya kita tidak berarti kalau Tuhan tidak bersama dalam tugas pelayanan. Sebagai hamba Tuhan yang setia berdoa, dia akan terus menjaga relasi yang harmoni dengan Tuhannya dan juga sesama manusia. Orang yang setia berdoa akan selalu mampu menjadi teladan dan mampu menuntun orang lain yang ada dalam pergumulan. Mereka akan menjadi motivator yang baik, sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan beriman. Orang yang setia berdoa tidak mudah terprovokasi. Mereka akan selalu lebih sabar dan membawa persoalan kepada Tuhan dalam doa. Orang yang berdoa akan lebih tangguh melawan berbagai godaan termasuk penyalagunaan wewenang. Misalnya korupsi. Dengan berdoa akan membangun kesadaran beriman bahwa sesungguhnya kita ini hamba Tuhan Luk 1 38 sebagaimana perenungan di bulan Januari ini. Kesadaran ini diharapkan akan menjadi modal yang kuat sehingga para hamba Tuhan yang terpilih memiliki motivasi, semangat, kesabaran, dan kesetiaan melayani Tuhan. Dan mengandalkan doa karena kekuatan doa the power of Prayer adalah hal yang paling utama dalam menjalani kehidupan pelayanan, apapun profesi kita bahkan dalam berbagai pergumulan keluarga. PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab ExegeseKisah Para Rasul ditulis oleh seorang tabib/dokter yang bernama Lukas, yang juga telah menulis Injil Lukas. Tulisan ini ditujukan kepada seorang yang bernama Teofilus. Kisah Para Rasul 11 “Hai Teofilus dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus”. Teofilus adalah orang yang terpandang dimasa itu. Hal itu nampak pada sapaan “ yang mulia” sebagai gelar yang diberikan kepada wali negeri orang Roma di Yudea bnd Kis 2326, 242. Pembacaan Kisah Para Rasul 4 23 – 31 tidak dapat dipisahkan dengan perikop sebelumnya Kisah 41-22 yang menggambarkan pergumulan yang dialami oleh murid-murid Tuhan Yesus gereja mula-mula di dalam memberitakan Injil. Ayat 23 disebutkan bahwa sesudah dilepaskan dari penjara pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu menceritakan segala sesuatu yang dikatakan Imam-imam kepala dan Tua-tua kepada mereka. Hal yang pasti adalah cerita tentang amarah para imam karena pemberitaan mereka. Terutama pemberitaan bahwa dalam Yesus ada kebangkitan. Yesus telah bangkit dari antara orang mati 42,10. Juga keselamatan tidak ada dalam siapapun selain di dalam Dia 412, bahkan mujizat kesembuhan yang terjadi pada orang lumpuh membuat kecurigaan orang banyak semakin besar. Apa yang diberitakan oleh Petrus dan Yohanes ini pasti telah menjadi ancaman yang hebat bagi kaum Farisi di zaman itu, yang menekakan ajaran bahwa keselamatan adalah karena melakukan Taurat. Tetapi juga telah melahirkan ancaman yang besar bagi kaisar. Mereka berpikir bahwa kehadiran Yesus akan menjadi ancaman bagi kekuasaan mereka. Petrus dan Yohanes harus dihambat dan diancam supaya mereka jangan lagi memberitakan tentang Yesus.
KisahPara Rasul 26 (disingkat "Kis 26") adalah bagian Kitab Kisah Para Rasul dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.Ditulis oleh Lukas, seorang Kristen yang merupakan teman seperjalanan Rasul Paulus.. Teks. Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.; Sejumlah naskah kuno yang memuat salinan pasal ini antara lain adalah; Sejumlah naskah tertua yang memuat salinan pasal ini antara lain adalah
1Apabila sampai hari Pentakosta, maka mereka itu sekalian pun berhimpun bersama-sama. 2 Maka sekonyong-konyong turunlah dari langit suatu bunyi seolah-olah serbu angin yang besar, yang menumpatkan segenap rumah tempat mereka itu duduk. 3 Maka kelihatanlah kepada mereka itu beberapa lidah seperti api rupanya yang berbelah-belah, dan hinggap di atas tiap-tiap orang itu.
423 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka.
RancanganKhotbah • 11 April 2022 • Bidang Teologi. Minggu Paskah 2 Stola Putih Bacaan 1: Kisah Para Rasul 5 : 26 - 33 Bacaan 2: Wahyu 1 : 4 - 8 Bacaan 3: Yohanes 20 : 19 - 31 Tema Liturgis: Kebangkitan Kristus . « Entri Lebih Lama. Entri Lebih Baru ».